29. Juni 2023
Istilah Budaya Konteks Tinggi berasal dari pendekatan budaya satu dimensi dari antropolog dan etnolog Amerika Serikat, Edward Twitchell Hall. Dia memperkenalkan pendekatan ini pada tahun 1976 […]
29. Juni 2023
Istilah heterogenitas tidak dapat didefinisikan dengan jelas. Wittig menyebutkan sinonim seperti Verschiedenartigkeit, Diversität, Andersartigkeit, dan Ungleichheit (bdk. Wittig 2014, 14). Dalam glosarium budaya online Schönhuth, heterogenitas […]
29. Juni 2023
Rumah merupakan „fenomena budaya yang mempesona yang membawa lapisan makna dari berbagai abad“ (Kazal 2005, 61). Istilah ini memiliki konotasi yang rumit karena penggunaannya (lih. Kühne/ […]
28. Juni 2023
Istilah Latin habitus, yang berasal dari kata Yunani kuno héxis (ἕξις), menunjukkan watak perilaku permanen yang tercermin dalam sikap seseorang dalam arti penampilan luar dan juga […]
27. Juni 2023
Dalam sebuah wawancara dengan DIE ZEIT, ahli etnologi Prof. Dr. Christoph Antweiler menjelaskan kata portmanteau glokalisasi seperti ini: „Saya mengalami bagaimana McDonald’s Indonesia pertama kali dibuka […]
27. Juni 2023
Globalisasi bukanlah sebuah negara, melainkan sebuah proses dan dapat dipahami sebagai „bentuk ‚denasionalisasi‘ yang memengaruhi berbagai bidang seperti komunikasi, budaya, lingkungan, politik, dan ekonomi“. (Starke/ Tosun […]
27. Juni 2023
Pelarian menggambarkan pelarian dari situasi kehidupan yang dianggap tidak menyenangkan atau mengancam, di mana perlindungan atau pengungsian dicari (lihat Wahrig 2011, 534). Konvensi Pengungsi Jenewa Hukum […]
27. Juni 2023
Istilah feminisme menggambarkan a) „gerakan yang mengadvokasi langkah-langkah politik-praktis untuk meningkatkan peluang hidup perempuan (gerakan perempuan, emansipasi), dan b) upaya teoritis-ilmiah untuk memahami dan mengatasi diskriminasi […]
26. Juni 2023
Istilah eksotisme dapat ditemukan dalam sosiologi, sastra dan seni, serta linguistik. Dalam sosiologi serta sastra dan seni, istilah eksotisme mengacu pada „sikap terbuka terhadap yang asing“ […]
